Jembatan Gantung di Sukabumi Yang Lagi Hits

Berlokasi pada ketinggian 146 meter dan panjangnya 240 meter. Ini Jembatan Gantung Situ Gunung yang hits atas Sukabumi. Sudah pernah di sini?

Jembatan Gantung di Sukabumi

Jembatan gantung kerap kita jumpai di kaum tempat. Tapi di Sukabumi, tepatnya di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Hargo Gede Pangrango Resor Situ Gunung, Desa Gede Pangrango Kecamatan Kadudampit, Sukabumi. Jeti gantung yang digadang-gadang serupa jembatan gantung tertinggi serta terpanjang ini telah memukau minat masyarakat bahkan ketika jembatan ini belum diresmikan.

Banyaknya foto tentang jeti gantung ini membuat aku dan teman-teman penasaran diantaranya apa sih rasanya lari di atas jembatan sampai dengan ketinggian sekitar 146m dan panjang 240m. Dalam menjawab rasa penasaran kita, akhirnya kami memutuskan dalam datang ke tempat tersebut, meski beberapa teman yang tinggal di Sukabumi mengatakan bahwa jembatan tersebut belum dibuka.

Berangkat dari Depok pukul 6 pagi, abdi sampai di tempat tujuan pada pukul 8, jalanan relatif lancar sehingga dapat tiba di tujuan secara cepat. Setelah membayar upah masuk Rp 18. 000, -perorang, kamipun masuk & langsung berjalan menuju lorong gantung yang hanya ronggang sekitar 500 m atas parkiran.

Udara yang sejuk dan pohon-pohon yang hijau menemani perjalanan kami pergi ke jembatan. Di beberapa zona nampak beberapa pekerja sentral membuat bangunan maupun saluran lain penunjang kenyamanan teritori ini.

Kami sempat menjalani arena kemping dan pokok kayu besar, sementara jalan setahap berbatu menjadi jalan yang harus kami lalui, menggunakan sepatu adalah pilihan jelas agar kita tidak tumbang saat melewati jalan terlebih ketika jalanan basah dan menjadi licin.

Tidak berapa lama berjalan, kamipun turun di lokasi jembatan sampai. Sayang sekali jembatan masih diberi pintu penutup oleh karena itu pengunjung tidak dapat menyerap dan melewati jembatan. Tatkala kami bertanya pada pegawai yang ada disitu merekapun tidak tahu pasti saat jembatan ini akan dibuka.

Ditempat ini telah terdapat toilet, bangku-bangku untuk mandek yang dibuat dari kayu, suasanapun dan pemandanganpun cukup mempesona. Setelah mengambil foto, kamipun melanjutkan perjalanan dan bersepakat akan kembali saat jeti gantung ini sudah dibuka.

Leave a Reply